Gagalkan Omnibus Law, Ratusan Massa AKBAR Akan Geruduk DPRD Sumut Besok

  • Whatsapp
Demokrat-PKS Tak Sepakat UU Cipta Kerja, AKBAR Sumut Tantang Oposisi Turunkan Massa
Suasana saat konferensi pers AKBAR Sumut di LBH Medan. (digtara.com/goklas w)

digtara.com – Ratusan massa Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumut akan menggeruduk kantor DPRD Sumut untuk menggagalkan Omnibus Law. Gagalkan Omnibus Law

Hal itu disampaikan oleh AKBAR Sumut saat menggelar jumpa pers di kantor LBH Medan, Rabu (7/10/2020). Aksi demonstrasi akan dilakukan Kamis 8 Oktober 2020 dengan menurunkan massa sekitar 500 orang.

Unjuk rasa ini juga dilakukan untuk menyikapi RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi Undang-undang dalam rapat paripurna antara DPR RI dan pemerintah, Senin 5 Oktober 2020.

Muat Lebih

Ada Sekitar 25 organisasi yang tergabung di AKBAR Sumut, terdiri dari berbagai elemen masyarakat, yakni buruh, petani, aktivis NGO, hingga masyarakat adat yang merasa akan terdampak buruk.

Pengurus Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Sumut, Martin Luis mengatakan bahwa Omnibus Law sangatlah merugikan masyarakat.

Baca: Tolak Omnibus Law, Badko HMI Sumut Imbau Seluruh Kadernya Turun ke Jalan

“UU Omnibus Law yang diundangkan akan merugikan rakyat. Sebab UU tersebut hanya untuk menarik investasi yang justru menurunkan kemandirian masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan dengan disahkannya UU Cipta Kerja maka tidak ada lagi jaminan pada hak pekerja. Akibatnya tidak ada lagi kedaulatan rakyat atas tanah hingga dapat memassifkan perampasan tanah kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan