Buruh Gugat Gubsu dan Bupati Deliserdang Rp58 M, GEBBER Sumut Minta Hakim Percepat Jadwal Sidang

Kamis, 23 September 2021 09:20
ist
Persidangan gugatan buruh terhadap Gubsu, Bupati Deliserdang dan Menaker di Pengadilan Negeri Medan, Rabu kemarin

digtara.com – Sidang gugatan 10 elemen organisasi Serikat Pekerja/ Serikat Buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bermartabat Sumatera Utara (GEBBER Sumut) terhadap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bupati Deliserdang dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) memasuki sidang kedua, Rabu (22/9/2021). Buruh menggugat karena UMK Deliserdang tidak naik.

Dalam ruang persidangan yang dibuka untuk umum pada sekira pukul 11.00 WIB , Hakim Ketua Safril, bersama kedua Hakim Anggota yang memimpin jalannya persidangan tampak memberikan kesempatan pada pihak tergugat yang hadir. Mereka adalah dua kuasa hukum dari Gubernur Sumatera Utara selaku tergugat 1 dan Bupati Deliserdang sebagai tergugat 2, untuk membacakan jawaban atas gugatan perdata berupa perbuatan melawan hukum yang dilayangkan GEBBER Sumut selaku para penggugat. Sedangkan tergugat tiga dalam hal ini Menaker tidak terlihat hadir dalam persidangan.

Usai menyerahkan jawaban dari para tergugat, kuasa hukum GEBBER Sumut Daniel Marbun SH bersama Muhammad Amrul Sinaga SH memohon kepada majelis hakim, agar persidangan gugatan para buruh ini dapat digelar cepat mengingat UMK Deli Serdang untuk tahun 2022 sudah akan dibahas para buruh.

Menyikapi hal tersebut, Majelis Hakim bersepakat untuk menggelar tahapan persidangan pada setiap satu minggu sekali guna menyahuti permohonan para penggugat, dengan menjadwalkan sidang lanjutan pada rabu 29 September 2021 pekan depan.

Sementara itu Kordinator GEBBER Sumut, Muhammad Sahrum, didampigi para pimpinan buruh lainya, menyampaikan harapan agar Majelis Hakim dapat memutuskan perkara gugatan buruh dengan seadil-adilnya dan proses secapatnya tanpa mengulur waktu lagi.

“Seperti permintaan kuasa hukum kami, agar sidang dapat berjalan cepat, mengingat selama ini waktu dari kami layangkan gugatan sudah banyak di ulur-ulur jadwal sidangnya, dan mangingat waktu penetapan upah untuk tahun 2022 sudah mulai dekat lagi, kita bersyukur hakim telah memenuhi harapan kami, untuk sidang digelar semingu sekali kedepannya,” ujar Sahrum kepada wartawan didepan gedung PN Medan.

Laman: 1 2

Berita Terkait