Bantu Biaya Operasi Bayi Pengidap Tumor Bripda Inesshara Galang Donasi Melalui Instagram

Kamis, 10 Maret 2022 23:09
Bripda Inesshara galang donasi melalui instagram

digtara.com – Salah seorang Polwan yang bertugas di Sat Lantas Polres Nias Bripda Inesshara Kronika Ginting yang sehari-harinya bertugas, tergugah hatinya untuk turut membantu meringankan beban orang tua dari bayi penderita tumor kepala yang bernama Bianca Halawa, Kamis (10/03/2022).

Awalnya, pada Selasa (08/03/2022) Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan memberikan bantuan Tali Asih kepada Bayi Bianca Halawa melalui kedatangan Kasat Lantas AKP Galih Ramadhan Hariomursid di RSUD dr. Thomsen Gunungsitoli dan pada saat itu Bripda Inessh ikut hadir mendampingi Kasat Lantas AKP Galih Ramadhan Hariomursid.

Keadaan Ekonomi serta keterbatasan biaya dari Orang tua menjadi kendala untuk melanjutkan pengobatannya di salah satu Rumah Sakit di Medan.

Bripda Inessh merasa Iba dan kasihan melihat kondisi Bianca Halawa kemudian perasaan Bripda Inessh tersentuh mecari cara untuk dapat membantu meringankan beban orang tua Bianca Halawa sehingga bisa diberangkatkan ke Medan untuk mendapatkan pengobatan yang lebih lengkap.

“Perasaan saya tersentuh sehingga saya mencari cara bagaimana membantu meringankan beban orang tua Bianca Halawa sehingga Bianca Halawa bisa diberangkatkan ke Medan untuk mendapatkan pengobatan yang lebih lengkap,” jelas Bripda Inessh.

Dengan cara memposting pada akun Instagramnya, Bripda Inessh menggerakkan hati teman-temannya.

“ Halo semua, sudah bersyukurkah hari ini ??? Kita Manusia tak pernah bisa memilih untuk dilahirkan dikeluarga yang seperti apa ? Dilahirkan lengkap atau dengan kekurangan? Dilahirkan dari ayah Ibu yang seperti apa? Dan semuanya itu kita tidak pernah tahu, namanya manusia semuanya sudah ditakdirkan oleh Tuhan maha pencipta. Hari ini saya bertemu dengan seorang anak bayi perempuan yang sangat lucu, cantik, gemuk dan memiliki semangat untuk hidup, bayi cantik itu bernama Rafaila Bianca Halawa masih berusia 3 Bulan, lahir di Keluarga yang ayah ibunya hanya bekerja sebagai buruh tani yang menyadap karet dengan penghasilan yang pas-pasan. Selanjutnya inilah kehidupan Bianca dengan tumor kepala yang ia rasakan.

Laman: 1 2

Berita Terkait