Anggota DPRD TTU Dipolisikan Warga Gegara Masalah Ini

Senin, 13 Juni 2022 21:39

digtara.com – Falentinus Manek, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT dipolisikan warga Desa Sapaen, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU.

Laporan disampaikan ke Kepolisian Sektor Biboki Utara dengan dugaan anggota dewan itu merusak pipa air bersih milik warga.

Selain Falentinus, warga juga melaporkan Sekretaris Desa Sapaen Leonardus H Amnunu.

Kepala Desa Sapaen Benediktus Amleni, yang dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (13/6/2022), membenarkan laporan itu.

“Perusakan pipa air bersih ini dilakukan pada Sabtu, 11 juni 2022 dan dilaporkan kemarin,” ujar Benediktus.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang diterimanya lanjut Benediktus, Falentinus bersama Sekretaris Desa Sapaen serta beberapa warga, juga menyumbat aliran air yang masuk ke bak penampung yang baru dibangun melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2021.

Benediktus menjelaskan, perusakan pipa air bersih itu diketahui usai anggota dewan itu bersama Sekretaris Desa Sapaen dan sejumlah masyarakat menggelar ritus adat di sekitar daerah mata air.

Perusakan itu lanjutnya, diduga diskenariokan oleh Leonardus H Amnunu yang memprovokasi suku Amsele di Desa Taunbaen dan Taunbaen Timur untuk datang menggelar ritus adat di sumber air tersebut.

Leonardus beralasan, Suku Amleni telah merusak hutan di sekitar sumber air Siki dan juga telah menjual area sumber air Kuun kepada pihak ketiga.

Dengan alasan ritus adat itulah lanjut dia, maka selanjutnya mereka merusak pipa tersebut.

“Pipa air bersih yang dirusak adalah jaringan perpipaan yang mengantar air bersih untuk dimanfaatkan sekitar 202 kepala keluarga dan 886 jiwa warga Desa Sapaen,” ungkapnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait