Anggaran Rp4 M untuk Aula DPRD Tanjungbalai Dinilai Mubazir

Aula DPRD Tanjungbalai
Anggota DPRD Tanjungbalai Andi Abdul Rahim (ist/digtara)

digtara.com – Rencana pembangunan Aula Gedung DPRD Kota Tanjungbalai dengan anggaran senilai 4 miliar menuai penolakan. Salah satunya dari anggota DPRD setempat, Andi Abdul Rahim.

“Saya sudah sampaikan di RDP (Rapat Dengar Pendapat) Gabungan Komisi A dan Komisi C dengan Dinas PU beberapa hari yg lalu, 22 Februari 2021, tak ada urgensinya terkait pembangunan Aula Dewan sampai bermiliar-miliar,” ungkap Andi Abdul Rahim SE ketika dikonfirmasi, Selasa (2/3/2021).

Wakil Ketua DPC PPP Kota Tanjungbalai itu menilai anggaran yang masuk dalam APBD 2021 itu mubazir bila dialokasikan untuk gedung aula karena aula DPRD sekarang masih bisa digunakan.

Muat Lebih

“Kan lebih baik dialihkan saja anggarannya untuk perbaikan jalan-jalan yg masih banyak rusak atau dialihkan ke program pemulihan ekonomi masyarakat yg terdampak covid-19,” ujarnya.

Ia juga menyoal rencana pembangunan Aula DPRD ini yang tidak pernah sama sekali dibahas di rapat internal 25 anggota DPRD. Andi pun menilai masuknya anggaran besar untuk aula itu karena tergesa-gesa dan sarat kepentingan oknum, tanpa memprioritaskan kepentingan rakyat.

“Yang paling anehnya, ada beberapa anggota DPRD yang satupun usulan pokok pikiran (Pokir) nya tidak diakomodir atau ditampung di APBD 2021, padahal pokir tersebut adalah aspirasi yang diserap Anggota DPRD di saat reses,” kata Andi Abdul Rahim.

“Umumnya usulan-usulan tersebut adalah perbaikan jalan-jalan yg sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Andi berharap seluruh anggota DPRD dan khususnya pimpinan DPRD sepakat untuk mengkaji ulang rencana pembangunan gedung DPRD ini.

“Walikota juga harus bijaksana dalam hal ini, melalui dinas PU Kota Tanjungbalai beliau harus mengkaji ulang supaya dibatalkan saja,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan