13 Pejabat Eselon II Dilantik, Gubsu: Jangan Terombang-ambing

13 pejabat eselon
Suasana pelantikan pejabat eselon II Pemprov Sumut, Kamis (18/2/2021) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan. (ist/digtara)

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik 13 pejabat eselon II Pemprov Sumut, Kamis (18/2/2021) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan.

Ke-13 pejabat yang dilantik dari hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama tahun 2020. Diketahui, awalnya ada 15 jabatan eselon II yang dilelang.

Namun, 2 jabatan urung dilantik karena rekomendasi dari pemerintah pusat belum terbit. Kedua jabatan itu adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ka disdukcapil) dan Kepala Satpol-PP.

Muat Lebih

Usai pelantikan, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, kepada wartawan mengatakan jika kedua jabatan itu akan segera dilantik dalam waktu dekat.

“Nanti ada lagi yang lain yang belum, akan segera. Satpol PP belum ya, nanti akan menyusul, Disdukcapil tinggal nunggu dari atas,” kata Edy.

Kepada pejabat yang dilantik, Edy berpesan agar bekerja dan berbuat yang baik.

“Kan ada orang kepentingan, pasti Anda sudah tahu yang diurus oleh mereka bersangkutan dengan proyek,” jelas Edy.

Karena itu, Edy meminta kepada para pejabat yang dilantik untuk tetap loyal kepada atasan, kepada gubernur, wakil gubernur, dan sekda.

“Kalau itu sudah ketegasan dari gubernur pasti ditindaklanjuti oleh wagub, diimplementasikan oleh sekda dan dilaksanakan oleh para kadis. Gitu dia, jangan terombang-ambing, nanti ada tender yang begini begitu nggak boleh lagi, harus on the track,” tegasnya.

Dari pejabat yang dilantik ini, Edy mengakui jika ada pejabat yang tidak menduduki peringkat pertama dalam lelang. Namun, ia tidak ingat posisi mana yang diisi oleh pejabat yang tidak menduduki peringkat pertama.

“Ada nomor 2, karena nomor 1 ada persoalan yang harus dipertimbangkan, tapi tak ingat saya,” ungkapnya.

Terkait 2 jabatan yang belum dilantik, Edy membeberkan adanya persoalan. Untuk Satpol-PP, pihaknya masih menunggu aturan tertulis dari MenPan RI.

“Ada persoalan, Azhar menunggu surat, bahwa dia tidak diizinkan, karena dia yang rangking satu. Kan harus ada hitam diatas putih, maka kita tunggu dari MenPan,” ucapnya.

“Bahwa memang benar ini tak boleh, kalau tak boleh apakah orang yang nomor duanya yang kita lantik, atau bagaimana nanti,” lanjutnya.

Berikut 13 Pejabat Eeselon II yang Dilantik:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan